Cara Menghindari
Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas merupakan salah satu bentuk perilaku
menyimpang yang melewati batas-batas norma ketimuran. Biasanya orang-orang yang
kebanyakan terjerumus dalam pergaulan bebas ini adalah kalangan remaja, meski
tidak tertutup kemungkinan para orang tua juga sebenarnya bisa terjerumus
kedalam pergaulan bebas ini.
Untuk menghindari pergaulan bebas, khususnya bagi para anak-anak remaja yang sering juga disebut sebagai anak ABG, maka pada tulisan ini akan dibahas mengenai cara mengindari pergaulan bebas itu sendiri.
Untuk menghindari pergaulan bebas, khususnya bagi para anak-anak remaja yang sering juga disebut sebagai anak ABG, maka pada tulisan ini akan dibahas mengenai cara mengindari pergaulan bebas itu sendiri.
Dari beberapa
sumber di internet, Karo Cyber mencoba merangkum berbagai cara
mengindari pergaulan bebas agar anak-anak remaja tidak terjerat
didalamnya.
Adapun cara mengindari
pergaulan bebas tersebut antara lain dapat dilakukan dengan cara:
·
Bila tidak ada acara-acara yang memang
benar-benar perlu, maka usahakanlah untuk tidak keluar dari rumah.
·
Jangan
pergi ke warnet bila memang tidak ada tugas sekolah atau tugas-tugas lain yang
memang perlu dan penting untuk di kerjakan.
·
Bila
belum cukup umur, usahakan agar menunda dulu hubungan berpacaran, sebab ada
kemungkinan bila belum cukup usia, anda bisa saja terjebak dalam hubungan ini
yang menggiring anda ke arah pergaulan bebas.
·
Mendalami agama sesuai dengan kepercayaan anda.
Mudah-mudahan
dengan beberapa tips diatas anda dapat terbebas dari yang namanya pergaulan
bebas. Dan semoga dengan terbebasnya anda dari pergaulan bebas ini,
mudah-mudahan pula akan membawa dampak yang lebih baik pada kehidupan dan masa
depan anda.
Menambah kegiatan yang positif di luar sekolah,
misalnya kegiatan olahraga. Selain menjaga kesehatan tubuh, kesibukan di luar
sekolah seperti olahraga dapat membuat perhatian mereka tertuju ke arah
kegiatan tersebut. Sehingga, memperkecil kemungkinan bagi mereka untuk
melakukan penyimpangan prilaku seks bebas.
BERGAUL SECARA SEHAT
Bertemu kawan baru? Pasti sering kita
alami dan tidak jarang pula yang biasanya banyak ngomong ,cas cis cus
lancar,tiba-tiba menjadi pendiam,grogi,bingung harus berbuat apa.. Agar kita
bisa tetap rileks dan tidak salah tingkah,kehabisan bahan pembicaraan,berikut
ini beberapa cara dapat kita lakukan.
1.
Memulai Pembicaraan dengan Hal hal yang Sudah
Pasti
Sering terlintas dalam
pikiran kita,bila kita sedang berbicara denga kenalan baru (Jangan-jangan
dikira sok kenal dan sok dekat) kita bisa memulai pembicaraan dengan menanyakan
alamatnya.pekerjaannya,hobinya,atau hal lain yang sudah pasti.Tetapi kita
jangan kecewa bila kawan baru kita hanya menjawab "ya" dan "tidak"
bahkan hanya diam saja.Anggap saja belum saatnya kita dapat berkenalan.hindari
fikiran yang negatif dan cobalah pada kesempatan lain.
2.
Jangan Pernah Mengkritik Diri Sendiri
Ketakutan akan dinilai
lawan bicara adalah hambatan yang terbesar untuk berbicara dengan orang lain.
Dalam Psikologi dikenal dengan istilah " Self Criticism "(Kritik
Diri). Ketakutan di atas merupakan wujud dari kritik diri yang berlebihan. Agar
kita
bisa dapat berhasil
bergaul dengan kawan baru maka kita harus mampu mengendalikan kritik diri.
3.
Jangan Mudah Memuji
Jangan sekaligus memberi
kritikan sambil memuji seseorang misalnya kita bertemu sahabat pena, lalu kita
katakan " Oh ternyata anda lebih cantik dari anda dulu ". Bisa saja
dia menganggap bahwa dulu dia tidak pernah kelihatan cantik.
4.
Jangan Membicarakan Diri Sendiri
Kita akan dinilai ramah
bila kita memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. Berikan
pertanyaan-pertanyaan singakat agar dia terpancing untuk bercerta,hingga kita
menemukan topik yang menarik dan disukai teman baru kita. Tapi jangan sampai
terkesan kita sedang melakukan interogasi,karena bisa saja suasana akan menjadi
rusak.
5.
Bahasa Tubuh yang Ramah
Sikap tubuh yang
menimbulkan penerimaan dengan senyuman dan keterbukaan akan menarik perhatian
kawan baru kita. Sebab dengan muka masam dan tangan yang dilipat akan
mengurungkan niat teman baru kita untuk berbicara dengan kita.
6.
Membagi Perhatian dengan Adil
Bila pada saat yang sama
kita menjumpai beberapa kawan baru sekaligus,bagilah pembicaraan di
tengah-tengah mereka dengan melibatkan berbagai topik. Jangan sampai
pembicaraan kita hanya terpusat pada satu orang. Sebab alangkah menyebalkan bila
kita diabaikan orang lain.
7.
Hindari Perdebatan
Hindari pembicaraan yang
dapat memancing perdebatan dan tidak mengenakkan pada lawan bicara kita.
Apalagi pembicaraan yang mengandung perbedaan Sara. Alangkah baiknya bila
membicarakan hal- hal yang netral dan ringan-ringan saja.
8.
Jadilah Pendengar yang Baik
Bila kita tidak tahu apa
yang harus kita bicarakan,dengarkan saja lawan bicara kita. Berilah tanggapan
dengan komentar-komentar yang segar, sehingga lawan bicara kita merasa dihargai
dan dihormati pembicaraannya.
9.
Seni Mengelak
Bila kita merasa kawan
baru kita adalah lawan bicara yang membosankan (hanya berbicara tentang bengkelnya
atau hobinya dengan pertandingan tinju,maka saat dia sedang mencari-cari bahan
pembicaraan selanjutnya kita bisa berdalih,"maaf saya ada keperluan
sebentar"atau alasan lain. Jangan sampai dia tahu bahwa kita
menghindarinya.
10. Sense of Humor
Dengan rasa humor yang
tinggi,suasana akan menjadi hangat dan menambah keakraban kita. Kita akan
menjadi pribadi yang menarik dengan humor-humor ringan dan disukai lawan bicara
kita. Asal tidak menyinggung perasaan dan kita tidak menjadi obyek yang
ditertawakan terlebih sampai menyinggungb perasaan orang lain.
Saya harap artikel ini
memperlancar perkenalan dengan para calon teman baru anda, dan lebih mempererat
hubungan yang telah terjalin dengan kawan-kawan anda.serta menambah pengetahuan
dan pengalaman yang baru.
TATA KRAMA DALAM PERGAULAN
Tata krama dalam pergaulan merupakan aturan kehidupan yang mengatur
hubungan antar sesama manusia. Tata krama pergaulan berkaitan erat dengan
etiket
atau etika. Kata etiket berasal dari bahasa perancis Etiquette yang berarti
tata cara
bergaul yang baik, dan etika berasal dari bahasa latin Ethic merupakan
pedoman cara
hidup yang benar dilihat dari sudut Budaya, Susila dan Agama.
Dasar - dasar etiket terdiri dari :
1. Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja.
2. Memberi perhatian kepada orang lain.
3. Berusaha selalu menjaga perasaan orang lain.
4. Bersikap ingin membantu.
5. Memiliki rasa toleransi yang tinggi.
6. Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi apapun.
Jadi pada prinsipnya dalam etiket anda harus ' Selalu berusaha untuk
menyenangkan
orang
lain '(Always wants to please anybody)' .
Manfaat etiket dalam kehidupan seorang manusia adalah :
1. Membuat anda menjadi disegani, dihormati, disenangi orang lain.
2. Memudahkan hubungan baik anda dengan orang lain (Better Human Relation).
3. Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi.
4. Menjadikan anda dapat memelihara suasana yang baik dalam berbagai
lingkungan, baik itu lingkungan keluarga, pergaulan, dan tempat dimana anda
bekerja.
Etiket Timur Dan Etiket Barat
Etiket sangat dipengaruhi oleh adat istiadat ( tradisi ) dimana hal itupun
dipengaruhi oleh budaya, kehidupan sosial, keadaan lingkungan, dsb. Jadi
etiket setiap
daerah tidak akan sama bahkan mungkin akan bertentangan seperti :
1. Sikap tangan ketika bersalaman.
2. Cara menatap mata sewaktu berjabat tangan.
3. Cara memberi sambutan.
10
4. Sikap tubuh ketika menerima sesuatu, misalnya : Menerima sesuatu dengan
tangan kiri.
Etiket bangsa sendiri merupakan hal yang harus anda ketahui, namun ada
baiknya bila
anda mengetahui etiket bangsa lain, sebab hal tersebut pasti akan
bermanfaat bagi
pergaulan anda, karena anda dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan
dimanapun
berada.
“If
you are in Rome
do as the Romans do”
Hal - hal yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial seorang individu antara
lain:
1.
Self Confidence yang baik akan memperkuat rasa percaya diri anda.
2.
Self Control, merupakan cara mengontrol terhadap kesabaran, kemarahan
dan
rasa
tidak puas, sehingga anda tidak mudah terpancing oleh emosi dalam
situasi
apapun.
3.
Body language (Bahasa Tubuh), merupakan hal yang dapat dimengerti oleh
setiap orang, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu faktor yang akan
mempengaruhi hubungan sesama manusia.
4. First Impression, adalah pandangan (Penilaian) seseorang terhadap
seorang
individu yang didapatkan dari kesan pertama, dan kesan ini akan
mempengaruhi penilaian dalam hubungan selanjutnya. '
You will get a second
chance
to make the first impression ', oleh karena itu ketika
anda berjumpa
dengan orang baru berusahalah untuk memberi kesan yang baik.
Hal - hal yang dapat dilakukan untuk memupuk rasa percaya diri :
1. Sediakan selalu waktu untuk membaca mengenai berbagai pengetahuan
umum.
2. Ikuti setiap berita aktual yang ada.
3. Perdalamlah setiap bidang ilmu yang anda kuasai.
4. Janganlah segan untuk bertanya apabila anda tidak mengerti.
5. Siap menerima kritik membangun.
6. Memperhatikan saran - saran penampilan yang disampaikan untuk anda.
7. Siapkan diri anda agar berani berdiskusi, hal tersebut sebagai upaya
untuk
menguji apakah pendapat kita dapat diterima oleh suatu lingkungan tertentu.
8. Anda harus banyak bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.
9. Melatih diri dalam berbagai macam keterampilan.
10. Mempelajari berbagai bahasa asing ataupun daerah untuk digunakan secara
aktif ataupun pasif.
Ciri seorang individu yang memiliki Tata Krama yang baik :
11
1. Memiliki rasa percaya diri ketika menghadapi masyarakat dari tingkat
manapun.
2. Tingkah laku dan ucapannya selalu mempertimbangkan serta mencerminkan
perhatian kepada orang lain.
3. Bersikap sopan, ramah dan selalu menunjukkan sikap yang menyenangkan dan
bersahabat dengan orang lain.
4. Bisa menguasai diri sendiri dan selalu berusaha tidak menyinggung,
mengganggu, menyakiti perasaan dan pikiran orang lain.
5. Selalu berusaha tidak mengecewakan, membuat gusar apalagi membuat marah
orang lain, walaupun diri sendiri dalam keadaan sedih, kesal, lelah ataupun
jenuh.
by;adi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar